by

BNIP Siapkan Lahan 200 Ha Kembangkan Permata Mutiara Maja

Pengembang properti PT Bukit Nusa Indah Perkasa (BNIP) menyiapkan lahan seluas 200 hektar (ha) lahan untuk pengembangan Perumahan Permata Mutiara Maja, Lebak Banten. Saat ini perusahaan tersebut telah mengembangkan 50 hektar dengan total 2000 unit rumah tapak.

Saat ini total lahan mencapai 200 hektar dan sudah dikembangkan sekitar 50 ha dengan 2.000 unit rumah sudah dibangun dan dihuni 500 kepala keluarga (KK). Diproyeksikan pengembangan perumahan Permata Mutiara Maja akan selesai dalam waktur 5-6 tahun ke depan,” ungkap Direktur PT Bukitnusa Indahperkasa Cornelius Widjaja.

Saat ini Permata Mutiara Maja memasarkan unit rumah mulai dari tipe 22/60 sampai tipe 36/90 dengan harga mulai dari Rp 130 juta sampai Rp 200 jutaan. Selain itu, ada juga unit ruko 1 lantai dan 2 lantai dengan harga Rp 300 jutaan.

Rencana tahun ini Permata Mutiara Maja akan meluncurkan 2 klaster, terdiri dari 1 klaster untuk unit subsidi dan 1 klaster untuk unit non subsidi (komersil).

Tahun 2019 lalu, Permata Mutiara Maja berhasil menjual 1.500 unit. Target penjualan tahun 2020 masih sama dengan tahun lalu, yaitu 1.500 unit di mana komposisi unit non subsidi (komersil) lebih banyak,” ujar Cornelius.

Dengan berakhirnya kampanye capres dan dipilihnya presiden, Cornelius optimistis pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan menanjak.

Tantangan di tahun 2020 lebih ke arah imbasnya Indonesia secara makro dan mikro dari politik dunia antara Amerika dan Tiongkok. Mudah-mudahan Presiden Jokowi serta kabinetnya bijak dalam memilih langkah-langkah ke depan,” kata Cornelius.

Cornelius menambahkan, Permata Mutiara Maja akan mulai fokus menjual unit rumah non subsidi di tahun 2020. “Permata Mutiara Maja sudah menjual rumah subsidi dari tahun 2016. Sudah waktunya Permata Mutiara Maja upgrade masuk ke pasar komersil menengah ke bawah,” kata Cornelius.

 

Info Lengkap Klik :  DISINI

 

Langkah yang akan diambil untuk mencapai target, lanjut Cornelius, adalah pertama harga unit rumah komersil yang paling mahal masih di bawah Rp 300 juta.

Kami bekerjasama dengan BTN lebih erat untuk dapat memberikan DP 5% dan bunga yang menarik kepada konsumen. Terlebih lagi kami gandeng FABELIO sebagai mitra baru kami untuk mendukung strategi ‘Beli Rumah Tinggal Bawa Koper’. Dan juga IndiHome untuk memberikan layanan Triple Play gratis 1 tahun (Internet, TV, Telefon),” ujar Cornelius.

 

News Feed