Ingin Bangun Rumah Minimalis Bergaya Industrial Ketahui Dahulu 5 Hal Ini

Rumah minimalis dengan sentuhan gaya industrial kini sedang banyak diminati. Gaya industrial membuat rumah tampak modern dan memiliki karakter yang unik.

Saat memikirkan gaya yang satu ini, biasanya pikiran Bunda akan langsung mengacu pada perkotaan, ya. Memang enggak salah, Bunda. Tapi, ada lebih banyak hal yang bisa diekspos tentang rumah industrial selain gayanya yang modern.

Rumah industrial biasanya dibangun dengan banyak elemen dari logam dan besi. Rumah ini juga tetap mengambil bahan beton yang ramping, Bunda.

Material-material ini akan membuat rumah jadi berkesan keras dan agak misterius. Namun, setiap ruangannya tetap hangat. Kualitasnya hampir sama dengan rumah modern yang ada di pedesaan.

Ada beberapa hal yang perlu Bunda ketahui sebelum mendesain rumah dengan gaya industrial. Berikut HaiBunda rangkumkan hal yang perlu Bunda ketahui dari laman House Beautiful.

1. Gabungkan yang lama dengan yang baru

Mendefinisikan desain industrial memang sedikit membingungkan, Bunda. Dalam gaya industrial, mengadopsi gaya yang vintage atau tetap modern?

Jawabannya, gaya industrial bukan salah satu di antara vintage atau modern. Gaya ini lebih mengarah pada penggabungan di antara keduanya.

Jendela baja besar dan ruangan yang terbuka dengan palet netral bisa jadi ciri khas gaya industrial, Bunda. Selain itu, dekorasinya juga sangat sederhana dan ramping. Namun, pipa dan batu bata yang terbuka membuat suasana jadi hidup dan lebih ke arah minimalis.

2. Kamar dengan furnitur gelap

Furnitur yang awet dan tahan banting sangat cocok untuk rumah industrial, Bunda. Bunda juga bisa gunakan cat yang usang pada furnitur untuk memberikan kesan yang klasik.

Palet yang biasanya digunakan cenderung mengarah ke warna gelap, Bunda. Warna ini cocok untuk sofa kulit atau furnitur kayu dan besi tebal. Pertimbangkan juga untuk mengisi rumah minimalis dengan kursi bar khas industrial, perlengkapan lampu antik, dan lemari bergaya pabrik, Bunda.

 

Segera Launching Summarecon Bogor

Untuk Informasi Lengkap Silakan Klik : 

 

3. Tekstur yang kasar

Desain rumah minimalis bergaya industrial sangat berbeda dengan desain rumah minimalis dan rumah skandinavia, Bunda. Rumah minimalis dan skandinavia biasanya terlihat hangat dengan furnitur ramping dan tekstur yang lembut seperti wol, kulit domba, dan linen.

Rumah industrial lebih suka mengadopsi tekstur yang kasar, Bunda. Tekstur ini biasanya ditemukan pada kayu, logam, beton, dan bata.

4. Ruangan yang terbuka

Rumah industrial masih memasukkan konsep terbuka, Bunda. Itu berarti, seringkali ruang keluarga ada pada satu ruangan besar dan membagi atau membatasi ruangan dengan lemari.

Dinding biasanya digunakan untuk memisahkan kamar tidur dan ruang tamu. Namun, dalam gaya industrial pembatas itu mungkin saja berupa lemari besar. Ini akan membuat ruangan jadi lebih terbuka dan luas.

5. Tak hanya untuk perkotaan

Desain industrial secara harfiah untuk lingkungan perkotaan, Bunda. Namun, bukan berarti desain ini dilarang untuk rumah yang ada di pinggiran kota, pedesaan, atau luar negeri.

Bunda bisa memaksimalkan ruangan dengan memilih barang antik yang bercampur dengan logam dan kayu. Bunda bisa mendapatkan furnitur ini di toko barang antik sehingga bisa lebih menghemat biaya. haibunda.com