Kenapa Warga Jakarta Banyak Tinggal di Rumah Warisan?

Sebanyak hampir 45% penduduk Jakarta tidak tinggal di rumah yang mereka bisa beli sendiri. Berdasarkan data Rumah123, meski tinggal di rumah yang berlabel milik sendiri, hunian tersebut didapat dari hasil warisan keluarga.

Country General Manager Rumah123 Ignatius Untung mengatakan kebanyakan penduduk Jakarta yang tinggal di rumah warisan itu dikarenakan kesulitan untuk membeli properti di Jakarta. Sebab, harga hunian di Jakarta sudah terlampau tinggi.

“Sebagian besar (penduduk Jakarta) kesulitan untuk membeli properti di Jakarta karena semakin tidak terjangkau,” kata Untung kepada detik.com

Untung menjelaskan, kebanyakan penduduk Jakarta hanya mampu untuk membeli rumah di wilayah pinggiran Jakarta. Bagi yang tidak mempermasalahkan terkait letak rumah tersebut, maka rumah di pinggiran Jakarta bisa menjadi pilihan.

Dijual Rumah Cluster Greenwood Golden City Bekasi

Untuk Informasi Selengkapnya Klik :  DISINI

 

Akan tetapi, bagi mempermasalahkan soal tata letak dari rumah tersebut, maka biasanya rumah di pinggiran Jakarta bukan menjadi pilihan yang tepat.

“Mereka yang keberatan pindah ke pinggiran, opsinya adalah tinggal dengan orang tua atau pakai rumah warisan orang tua, atau mengontrak di Jakarta,” tuturnya.

Lebih lanjut Untung mengatakan, hasil survei tersebut terbilang masih sangat mengkhawatirkan. Kebanyakan dari masyarakat yang belum punya rumah sendiri, masih kesulitan untuk membayar uang muka atau down payment (DP).

“Mereka yang memiliki penghasilan bulanan baik di bawah atau di atas Rp 10 juta tetap kesulitan membayar DP. Pengakuan tinggal di rumah sendiri, namun rumah tersebut mereka peroleh dari warisan. Bukan dibeli dengan uang mereka sendiri,” kata Untung.