Kids Jaman Now Ingin Cepat Punya Rumah? Begini Caranya

Generasi milenial diproyeksi bakal sulit punya rumah lantaran kenaikan pendapatan tak sebanding dengan laju kenaikan harga rumah, khususnya di perkotaan. Namun, bukan berarti tak ada solusi untuk hal tersebut. Selain intervensi dari pemerintah, milenial juga bisa melakukan cara ini agar bisa cepat punya rumah.

Perencana Keuangan, Agustina Fitria Aryani mengatakan para milenial bisa memilih rumah yang sesuai dengan kemampuan keuangannya. Namun, dengan harga rumah rata-rata di Jakarta sebesar Rp 480 juta, ukuran kemampuan keuangan saja pun tidak cukup.

Calon pemilik rumah generasi muda ini harus bisa mengumpulkan uang secara bertahap. Hal tersebut agar bisa menutup kekurangan uang muka rumah yang harus dibayar.

“Carilah rumah yang sesuai kemampuan. Kalau mau di Jakarta, itu sekitar Rp 480 juta. Kalau dengan gaji saat ini, akan susah mengejarnya,” katanya dalam Seminar di Hotel JS Luwansa, Jakarta.

Untuk Info Selengkapnya Klik :  DISINI

 

Dengan menabung, konsekuensi yang harus dihadapi milenial adalah dengan mengurangi porsi jalan-jalannya atau kebutuhan sampingannya. Namun dengan karakteristik milenial yang lebih suka belanja dibanding nabung, maka penting agar para generasi muda ini memiliki dua jenis penghasilan atau pekerjaan sampingan.

Nilai investasi atau tabungan pun harus meningkat sekitar 27% per tahunnya. Angka ini dirasa menjadi angka yang ideal agar jumlah tabungan bisa memenuhi angka uang muka rumah yang harus dibayar.

“Menabung melalui investasi misalnya lewat logam mulia. Dengan kenaikan 27 persen per tahun. Jadi kalau sekarang investasinya Rp 2,1 juta, nanti tahun depan naik 27 persen. Jangan pengeluaran saja yang naik,” ujarnya.

Generasi milenial dipercaya harus melakukan ini jika ingin bisa cepat membeli rumah. Karena dengan karakteristiknya yang lebih suka liburan, mencari pengalaman dibanding menabung, akan sulit untuk mereka bisa punya rumah.

Hal ini terbukti dari hasil survei Prise Waterhouse Cooopers terhadap generasi milenial yang menyatakan pemenuhan kebutuhan saat ini menjadi yang paling diperhatikan oleh generasi muda ini.

“Milenial itu lebih khawatir dengan kehidupan sehari-hari. Belum ada ngomongin pensiun. Bayangin kalau mereka nggak siap-siap, nanti pensiun punya rumah enggak?,” ucap Agustina.

“Jadi intinya segeralah berinvestasi. Segeralah beli aset sebelum menikah. Kalau sudah menikah itu susah,” pungkasnya. Detik.com